Sabtu, 25 Mei 2019

author photo
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Alhamdulillah kembali berkesempatan menulis, kali ini kami sajikan ringkasan Kajian Tafsir Jalalain Surah Ali Imron ayat 113 - 115. Kajian ini diadakan di Masjid Al-Hidayah Lippo Karawaci tanggal 26 Januari 2019. Semoga bermanfaat.



Allah berfirman pada Surah Ali Imron ayat 113.

۞ لَيْسُوا سَوَاءً ۗ مِنْ أَهْلِ الْكِتَابِ أُمَّةٌ قَائِمَةٌ يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ آنَاءَ اللَّيْلِ وَهُمْ يَسْجُدُونَ

Arti: Mereka itu tidak sama; di antara Ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang).

Tafsir Jalalain:
(Mereka itu tidaklah) maksudnya Ahli-ahli Kitab (sama) atau serupa. (Di antara Ahli Kitab ada golongan yang bersikap lurus) jujur dan teguh berdiri di atas kebenaran seperti Abdullah bin Salam r.a. dan sahabat-sahabatnya (mereka membaca ayat-ayat Allah di saat-saat malam hari sedangkan mereka bersujud) maksudnya salat.

Allah berfirman pada Surah Ali Imron ayat 114.

يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ

Arti: Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar dan bersegera kepada (mengerjakan) pelbagai kebajikan; mereka itu termasuk orang-orang yang saleh.

Tafsir Jalalain:
(Mereka beriman kepada Allah dan hari yang akhir, menyuruh kepada yang makruf dan melarang dari yang mungkar dan berlomba-lomba mengerjakan kebaikan. Mereka itulah) yakni yang dilukiskan tadi (termasuk orang-orang yang saleh). Di antara mereka ada pula yang tidak seperti demikian dan tidak termasuk orang-orang yang saleh.

Allah berfirman pada Surah Ali Imron ayat 115.

وَمَا يَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ يُكْفَرُوهُ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ

Arti: Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menenerima pahala) nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa.

Tafsir Jalalain:
(Apa-apa yang mereka kerjakan) yang dikerjakan oleh umat yang lurus tadi, dengan ya atau yang kamu kerjakan, wahai umat dengan ta (berupa kebaikan, maka tidaklah akan tertutup) menurut dua versi tadi artinya tidaklah akan terhalang untuk mendapatkan pahalanya tetapi akan tetap diberi balasannya. (Dan Allah Maha Mengetahui akan orang-orang yang bertakwa)

Esensi Kajian Tafsir
Abdullah bin Salam dan para sahabatnya mereka teguh dalam pendirian keimanan, beliau sempat mendengar sabda Rasulullah SAW: "Jaga hartamu dengan berzakat", "obati penyakitmu dengan sedekah" Sahabat Abdullah bin Salam mendengar sabda tersebut ketika Rasulullah SAW sedang berdkwah di bukit sofa, ketika mendengarnya dalam hati beliau berkta: "Aku akan Islam ketika mendapati yang kudengar itu benar, tapi sebaliknya jika tidak akan kupenggal leher dia". Takdir Allah yang maha kuasa, saat rombongan Yahudi Madinah sedang bekerjasama dagang kulit onta ke Mesir mereka khawatir dagangan mereka dirampok. Sehingga mereka tergugah untuk bersedekah, ternyata benar, semua rombongan tersebut di rampok, kaum Yahudi yang masih tinggal di Madinah marah, ambil pedang datang ke Rasulullah SAW, tak lama berselang, ada seseorang pembawa berita memberikan kabar baik: "ya tuan, semua dagangan habis dirampok, cuman dagangan dia saya (yang tadi bersedekah) yang tidak diambil". Seketika itupun Yahudi di Madinah memegang tangan Rasulullah SAW untuk bersyahadat masuk Islam.

Inilah bukti Ayat Allah ataupun Sabda Rasulullah adalah benar.
 يَتْلُونَ آيَاتِ اللَّهِ  membaca dan mengimani ayat-ayat Allah merupakah keharusan. Seperti halnya sewaktu Umar ibn Khattab sebelum masuk Islam sangatlah benci terhadap Rasulullah dan Ayat Quran yang dibacakan, sampai kepada memuncaknya amarah Umar, beliau hendak membunuh Rasulullah karena dinilai telah mengacak-acak ajaran nenek moyang. Mendengar amarah tersebut, temannya menimpali, "Jangan salah, kamu harusnya lebih marah anakmu telah Islam", memerah padam-lah muka Umar kala itu, beliau balik ke rumah ketika dekat rumah terdengarlah suara ayat yang dibaca anak nya "nuun .." beliau marah, memukul anaknya, singkat cerita diambilah lembaran yang dibaca anaknya, dan beliau takjub dengan bahasa indah Quran tapi ragu seketika itu beliau berhasrat ingin masuk Islam. Beliau datang ke Rasulullah dan menyatakan keislamannya. Subhanallah.

 وَهُمْ يَسْجُدُونَ  "dan mereka bangun di tengah malam untuk bersujud" Allah akan mengangkat derajat kaum muslimin bagi siapa saja yang menghidupkan malamnya untuk tahajud beribadah kepada Allah SWT. Abuya Dimyati Banten menjelaskan pembagian malam menjadi 1/3 bagian:

  •  1/3 pertama : pukul 6 -10 malam
  •  1/3 kedua : pukul 10-2 malam
  •  1/3 ketiga : pukul 2-jelang subuh


Dalam literasi Islam, kita kenal Waktu Ijabah dan Maqom (tempat) Ijabah.
Maqom (tempat) Ijabah diantaranya:
(1) Masjidil Haram  - Makkah
Setidaknya di Masjidil Haram ada:

  • Ka'bah
  • Jabal Rahmah (tempat dipertemukannya Nabi Adam AS dan Siti Hawa), ada juga Padang Arofah (ulama katakan inilah tempat paling utama)
  • Multazam (pintu Ka'bah yang terbuat dari emas murni 24 karat)
  • Maqom Ibrahim (dijelaskan ia adalah batuan surga, yang digunakan pijakan Nabi Ibrahim dalam merenovasi Ka'bah)
  • Hijir Ismail (napak tilas kamar Nabi Ismail), disunahkan solat 2 rokaat setelah towaf
  • Bukit Sofa dan Marwa perbanyaklah doa di tempat ini 


(2) Masjidil Nabawi (karpet masjid nya warna Merah)
Tempat Ijabah di lingkungan Masjid Nabawi adalah:

  • Roudhoh (karpet berwarna hijau)
  • Bab Jibril (ketika keluar dari pintu rumah Rasulullah, disinilah pintu malaikat Jibril ketika masuk membawa wahyu untuk diajarkan ke Rasulullah SAW)
  • Keluar Raudhoh ada kubah hijau, Maqom Baqi'
  • Masjid Quba, solatlah 2 rokaat, pahalanya seakan sekali melaksanakan umroh
  • Bukit Uhud dimana sekitar 70 ahli quran, alhi pemanah dan Sayidina Hamzah syahid
  • Masjid Qiblatain dimana Rasulullah pernah solat di masjid tersebut dengan dua kiblat yang berbeda, pertama ke arah masjidil aqso, kiblat kedua mengarah ke ka'bah


Waktu Ijabah

  • Jam 2 malam ke atas, perbanyaklah dengan sujud dan munajat
  • Antara adzan dan iqomah
  • Antara khutbah pertama dan khutbah kedua
  • Sujud terakhir tiap sholat -- perbanyaklah tasbih
  • Ketika selesai taklim dan majelis dzikir



يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ  Beriman kepada Allah dan hari akhir Rasulallah SAW menekankan dakwah memperkuat tauhid selama kurang lebih 13 tahun dakwah sebagai awal pondasi keimanan. Cobalah teliti ayat-ayat yang membahas tauhid sangatlah banyak sekitar 70%, 20% berisi ayat-ayat perintah (halal-haram-muamalah), dan 10% berisi ayat-ayat kisah, sejarah, dan pembelajaran kaum terdahulu.
Setelah dakwah tauhid sudah kuat, barulah mengajak kepada kebaikan  dan mencegah kepada kemungkaran  وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ  setelah semua kondisi masyarakat sudah stabil maka pendekatan dakwah وَيُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ  bergegas dalam kebaikan akan semakin membekas dalam prilaku dan tindakan umat sehingga target masyarakat Madani (generasi solihin) akan tercapai  وَأُولَٰئِكَ مِنَ الصَّالِحِينَ  apa yang mereka kerjakan, semua berupa kebaikan dan Allah SWT maha tau kepada orang-orang yang bertakwa (surah Al-Zalzalah).

والله أعلمُ بالـصـواب



your advertise here

This post have 0 komentar


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post